Jambu Mete

Anacardium occidentale

Pohon berukuran sedang yang selalu hijau (evergreen) dengan tajuk melebar yang dapat tumbuh hingga 12–14 meter. Batangnya seringkali berbentuk tidak rata dan bergetah. Keunikan tanaman ini terletak pada buah semunya (disebut juga buah monyet, berwarna kuning atau merah) yang merupakan tangkai buah yang membesar, dan buah sejatinya yang berbentuk ginjal dengan kulit keras, yang menggantung di ujung buah semu, ini yang disebut kacang mete (mente). Kulit luar biji mete mengandung minyak kulit kacang mete yang bersifat kaustik (beracun) dan harus diproses dengan hati-hati sebelum biji dapat dikonsumsi.
Nama LatinAnacardium occidentale
Nama FamiliAnacardiaceae
Distribusi AsliAmerika Tropis (Brazil)
Ruang Tumbuh OptimalMemiliki adaptasi yang luar biasa terhadap lahan kering dan marginal. Tanaman ini tumbuh optimal di iklim tropis dengan curah hujan antara 1.000–2.000 mm/tahun dan membutuhkan musim kemarau yang nyata (4-6 bulan kering) untuk merangsang pembungaan yang masif.
PemanfaatanMenghasilkan Kacang Mete (biji) yang merupakan produk pangan bergizi tinggi dan komoditas ekspor. Selain itu, buah semunya dapat diolah menjadi jus atau minuman. Secara farmakologi, daun, kulit batang, dan akar memiliki kandungan tanin, flavonoid, dan anacardic acid yang bersifat anti-inflamasi, antibakteri, dan antiseptik, serta digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengobati diabetes dan disentri. Minyak dari kulit kacang mete (CNSL) juga digunakan secara luas dalam industri (lem, pelapis, minyak rem).

Subscription Request Successfully placed!

Your Message successfully sent!